
BARABAI (TABIRKota) – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Barabai mempunyai hak untuk menentukan pemimpin ke depan, ujar Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), H Aulia Oktafiandi.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan Sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu), di Aula Rutan setempat, Jum’at (21/7) lalu.
H Aulia Oktafiandi mengatakan, semua suara dalam pemilu itu sama, tidak memandang jabatan ataupun profesi.
“Baik itu Doktor, Profesor, tukang becak maupun warga binaan, semuanya saling menentukan,” katanya.
Menurutnya, pihaknya mencoba mengoreksi pemikiran bahwa pemimpin tidak bisa merubah keadaan warga binaan.
“Bukan tidak bisa, hanya saja yang perlu dipikirkan adalah nasi banak, istri dan keluarga di luar sana,” ujarnya.
Pemilihan serentak, tambahnya, bukan ajang bertaruh duit, tetapi bertaruh ide.
“Karena ini sebuah system, baik tidaknya pemimpin mendatang suara warga binaan juga jelas menentukan,” tambahnya.
Sosialisasi tersebut digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HST melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Baksebangpol) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dalam rangka memberikan Pendidikan Politik kepada WBP Barabai menjelang Pemilu Serantak Tahun 2024.
Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Kepala Bakesbangpol HST Mardiyono, Kepala Rutan Barabai, Gusti Iskandarsyah dan Perwakilan KPU HST, Dr Murjani. (fer)