Tim SAR Gabungan Temukan M Alwi Terseret Arus 500 Meter dari LKP

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 09.31 Wita, 200 meter dari titik nol pencarian”

Silahkan Bagikan / Share :
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah M Alwi, bocah dari Desa Maradap yang terseret arus (foto: TABIRkota/hindri)

PARINGIN (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan M Alwi, bocah delapan tahun dari Desa Maradap RT 2, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang hanyut dan tenggelam terseret arus sungai pada Selasa (19/4) lalu.

Kepala Unit Siaga SAR Tabalong dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, Andi Surya Sinaga mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari Last Know Position atau LKP.

“Korban ditemukan pada kordinat 2° 21′ 39″S – 115° 29′ 39″E,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (21/4).

Menurut Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Kudratullah, korban ditemukan sekitar pukul 09.31 Wita.

Lokasi penemuan korban (tangkapan layar/sar bjm)

“Korban ditemukan tim SAR Gabungan dan relawan serta warga yang ikut membantu setelah jasadnya muncul dan mengapung di permukaan air,” ujarnya.

Tim segera melakukan evakuasi dan jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.

Sementara itu, Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad menambahkan, penemuan jenazah korban merupakan hasil kerja keras dan kerja sama tim SAR Gabungan bersama relawan dan warga sekitar.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak yang terlibat, yang tanpa kenal lelah berupaya melakukan pencarian terhadap korban, meski dalam keadaan berpuasa dan bahkan malam hari,” tambahnya.

Pada operasi pencarian tersebut, selain tim rescue dari Basarnas Banjarmasin dan BPBD Balangan, turut terlibat tim dari Damkar PBB, BPK Rica Jaya, BPK Tarawin, BPK RKB, BPK Ulin, BPK Lampihong, ACT, BPK Pulantan Putih, TAP Dibaguna, BPK SDP, BPK Batu Piring, BPK Manggu Raya Hulu Sungai Tengah, BPK Ramak Rampu Manduin, PMK Mantimin Bamara serta Komwantara Hulu Sungai Utara.

Dengan ditemukannya korban, katanya, maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur tim SAR Gabungan yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing.

“Dengan peristiwa ini, kita mengimbau kepada orang tua agar lebih berhati-hati, mengawasi anak-anaknya terutama saat beraktivitas di sungai,” katanya.

Sebelumnya, M Alwi tergelincir serta jatuh ke sungai saat bermain bersama beberapa orang temannya dan dinyatakan tenggelam sekitar pukul 10.30 Wita.

Saat peristiwa tersebut, arus sungai sedang deras dan cuaca gerimis.

Saat kejadian, temannya berusaha menolong namun karena tanahnya licin dan arus sungai deras, upaya pertolongan tidak berhasil.

Korban sempat muncul ke permukaan air dan berusaha untuk berenang namun kembali tenggelam dan tidak muncul lagi.

Hingga kemudian, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (ca/bpbd blg-hms-sar-bjm)

Silahkan Bagikan / Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Masih Dibuka, Seleksi Pemuda Pelopor dan Pasangan Muda 2022 Tanah Laut

Kam Apr 21 , 2022
"Selain seleksi pemilihan Pemuda Pelopor dan Pemilihan Pasangan Muda Inspiratif Berprestasi, Dispora Tanah Laut juga akan menggelar seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) dan seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN)"

You May Like