ISORI, Organisasi Besar tapi Jarang Terdengar

‘Di Kalimantan Selatan, diantara 13 kabupaten/kota yang ada, kepengurusan ISORI baru terbentuk di 11 daerah. Dua daerah yang segera menyusul memiliki kepengurusan ISORI, yaitu Tabalong dan Kotabaru”

Silahkan Bagikan / Share :
Suasana pengukuhan Pengurus Daerah ISORI (Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia) Kabupaten Barito Kuala, di Marabahan, kemarin. (Foto: MC Batola)

MARABAHAN (TABIRkota) – Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia, atau disingkat ISORI, merupakan organisasi profesi yang bergerak di bidang pembinaan dan pengembangan sumberdaya, serta potensi keolahragaan di Indonesia.

Kiprahnya di bidang keolahragaan Nasional sebenarnya sudah cukup lama, mengingat organisasi ini telah berdiri sejak 29 April 1969.

Namun akibat kurangnya sosialisasi dan publikasi, ISORI yang notabene organisasi besar, eksistensinya jadi jarang terdengar.

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Wilayah ISORI Provinsi Kalimantan Selatan, Dr H Sarmidi, MKes, AIFO, Selasa (22/3/2022) di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.

Dr Sarmidi mengatakan hal itu, usai pengukuhan Pengurus Daerah ISORI Barito Kuala, di Aula Mufakat, Kompleks Sekretariat Daerah setempat.

“Baru pada 2019 atau 2020 lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali memanggil pengurus ISORI, untuk mengetahui lebih detail mengenai keberadaan dan kegiatannya”, ungkap Dr Sarmidi.

Di Kalimantan Selatan, diantara 13 kabupaten/kota yang ada, kepengurusan ISORI baru terbentuk di 11 daerah. 

“Enam kepengurusan sudah dilantik, yang lima belum. Dua kabupaten yang belum ada kepengurusan, Tabalong dan Kotabaru. Tapi sudah dalam proses pembentukan”, ujar Dr Sarmidi.

Lebih lanjut ia jelaskan, ISORI merupakan organisasi yang memiliki visi mengembangkan dan meningkatkan olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, dan olahraga prestasi. 

Organisasi inilah yang mengawal, mengevaluasi dan melakukan implementasi terhadap Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), termasuk Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) di seluruh aspek keolahragaan. 

“Sehingga ISORI adalah lembaga keolahragaan yang bisa dijadikan sebagai mitra di daerah”, terangnya.

ISORI juga memiliki program kerja yang cukup banyak.

Misalnya, mengadakan berbagai ajang atau lomba olahraga, hingga mendampingi pemerintah dalam mengembangkan olahraga pendidikan, olahraga masyarakat dan olahraga prestasi.

Untuk Kabupaten Barito Kuala, kepengurusan daerah ISORI saat ini dipegang oleh Ketua Drs H Rusmin, MAP, Wakil Ketua Supian Hadi, SPd, Sekretaris Abdullah, SPd, Wakil Sekretaris Adya Rosadi, SPd, Bendahara Akhmad Rif’ad, SPd, serta Wakil Bendahara Noor Aulia, SPd. 

Selain pengurus yang mengetuai bidang-bidang, ada pula koordinator ISORI di tiap kecamatan. (sah)

Silahkan Bagikan / Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Alhamdulillah, 97 KK di HST Terima Bantuan Perbaikan Rumah

Rab Mar 23 , 2022
"Dari 97 penerima, 75 diantaranya mendapatkan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya, sedangkan 22 lainnya menerima Bantuan Rumah Swadaya"

You May Like