Cakupan Vaksinasi Lansia di Banjarmasin Diharapkan Meningkat Satu Persen Perhari

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina bersama Kapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo, Dandim1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Oki Andriansyah Adiwirya dan Lurah Telawang saat meninjau Gerai Vaksinasi Merdeka Lansia di Kelurahan Telawang (foto: TABIRkota/dokpim bjm)

BANJARMASIN (TABIRkota) – Cakupan vaksinasi untuk lansia di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan terus meningkat dengan kisaran setengah hingga satu persen pada setiap harinya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina saat meninjau kegiatan Gerai Vaksinasi Merdeka Lansia di Kelurahan Telawang, Kecamatan Banjarmasin Barat, Jum’at (14/1).

Menurutnya, dengan terus meningkatnya cakupan vaksinasi lansia, akan segera bisa dicapai target vaksinasi 60 persen.

“Kegiatan Vaksin Merdeka Lansia dilaksanakan sejak 10 hingga 14 Januari 2022 dan hari ini bisa didistribusikan vaksin kepada 200 lansia,” ujarnya.

Ia mengatakan, dengan komitmen bersama akan dapat dicapai angka 60 persen vaksinasi lansia dari target 7.500 dosis.

“Dengan pembagian tugas vaksinasi disetiap wilayah akan dapat menaikkan angka presentasi vaksinasi lansia yang saat ini distribusinya sudah mencapai 1.400 dosis,” katanya.

Melalui vaksinasi lansia, tambahnya, diharapkan akan tercipta herd immunity atau kekebalan kolektif terhadap virus covid 19.

“Semoga pandemi ini segera berakhir dan kita bisa Kembali beraktivitas normal tanpa khawatir lupa mengenakan masker,” tambahnya.

Berdasarkan data kemkes.go.id per 13 Januari 2022, cakupan vaksinasi lansia Kota Banjarmasin sebesar 47,24 persen untuk dosis pertama dan 33,85 persen dosis kedua.

Dengan besaran persentase 47,24 persen tersebut, Banjarmasin berada di urutan paling bawah diantara kabupaten/kota se-Kalsel untuk capaian vaksinasi lansia.

Sedang untuk cakupan vaksinasi umum, Banjarmasin berada di posisi ketiga dengan 81,18 persen untuk dosis pertama dan 61,18 persen dosis kedua.

Karena cakupan vaksinasi lansia masih di bawah 60 persen, Banjarmasin menjadi satu-satunya diantara kabupaten/kota se-Kalsel yang belum bisa melaksanakan vaksinasi anak kelompok usia 6 hingga 11 tahun. (aca)

Sumber: dokpim bjm

Silahkan Bagikan / Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polres HSS Tangkap Oknum Pemuka Agama Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Jum Jan 14 , 2022
KANDANGAN (TABIRkota) – SA (45) atau biasa dipanggil Guru SA, warga Desa Telaga Sili-Sili, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), oknum pemuka agama yang melakukan pencabulan anak dibawah umur, akhirnya ditangkap jajaran Satreskrim Polres setempat. Kapolres HSS, AKBP AKBP Sugeng Priyanto melalui Kasi Humas Polres setempat, […]

You May Like