PPKM Level 1, Tabalong Berlakukan PTM Normal Enam Jam Perhari

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tabalong, H Mahdi Noor (foto: TABIRkota/saadilah)

TANJUNG (TABIRkota) –Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara normal dengan batas waktu enam jam perhari seiring status PPKM Level 1.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tabalong, H Mahdi Noor, sesuai dengan pertimbangan angka vaksinasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan per 31 Desember 2021 sudah mencapai target 81,9 persen.

“Berdasarkan pencapaian vaksinasi tersebut, terhitung 3 Januari 2022 ini, satuan pendidikan di Tabalong sudah bisa menggelar PTM seratus persen,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (4/1).

Selain itu, capaian vaksinasi untuk peserta didik yang berusia 12 tahun ke atas tercatat juga sudah mencapai 86 persen.

Pencapaian vaksinasi dua kategori itulah, katanya, yang menjadi salah satu indikator diperbolehkannya satuan pendidikan di Tabalong dapat melaksanakan PTM secara normal.

“Dari sisi perkembangan kasus Covid-19 di Tabalong sangat rendah, sehingga kita mempertimbangkan untuk meningkatkan efektivitas pendidikan yang selama ini tertinggal,” katanya.

Apabila nanti terdapat kasus Covid-19 dalam satuan pendidikan di Tabalong, kegiatan PTM akan dihentikan dan diliburkan selama lima hari.

Jika terjadi kasus Covid-19 secara global di Tabalong walaupun tidak terjadi di satuan pendidikan dan dinyatakan PPKM level 3, maka secara otomatis sekolah akan menerapkan proses pembelajaran 50 persen, yang artinya berlaku lagi PTM terbatas paling lama tiga jam.

Ia menambahkan, apabila nanti terjadi perkembangan kasus Covid-19 di KTabalong terus meningkat hingga akhirnya dinyatakan PPKM level 4, maka akan kembali dilaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR) baik secara luring ataupun daring.

“Jadi kebijakan kita dalam hal ini jelas dan kita akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19 di Tabalong,” tambahnya.

Kepada tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan di Tabalong diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan walau PTM sudah berjalan seratus persen dengan jam pembelarajaran selama enam jam.

Pemerintah sendiri dalam hal ini, melalui Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2021 tanggal 31 Desember 2021 tentang Penetapan Status Faktual Pandemi Covid-19 di Indonesia telah memperpanjang status Pandemi Nasional. (saa)

Silahkan Bagikan / Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kantongi Izin Kemenkes RI, Banjarbaru Persiapkan Vaksinasi Anak

Rab Jan 5 , 2022
BANJARBARU (TABIRkota) – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengantongi izin dari Kementrian Kesehatan RI untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun. Epidemiolog Kesehatan dari Dinas Kesehatan Banjarbaru, Edi Sampana mengatakan, saat ini tengah dilakukan langkah persiapan untuk pelaksanaan vaksinasi anak. “Langkah […]

You May Like