Polda Kalsel Panggil Lima Pegawai SPBU Banua Lima di HSU Diduga Oplos BBM

SPBU Banua Lima di Amuntai, HSU, di police line karena diduga mengoplos BBM jenis dexlite dengan solar subsidi (foto: TABIRkota/heri)

AMUNTAI (TABIRkota) – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) memanggil lima pegawai SPBU Banua Lima di Kota Amuntai, ibu kota Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terkait dugaan tindakan pengoplosan BBM jenis dexlite dengan solar bersubsidi.

Panit unit 1 Krimsus Polda kalsel, AKP Rizky mengatakan, kelima pegawai SPBU tersebut dipanggil dengan kapasitas mereka sebagai saksi.

“Kelima pegawai SPBU tersebut dipanggil sebagai saksi pada Kamis (23/12) lalu. Mereka dipanggil berlima sekaligus,” katanya melalui sambungan Whatsapp, Selasa (28/12).

Menurutnya, saat ini hasil uji laboratorium terhadap sampel BBM yang diduga di oplos belum keluar.

“Karena itu masih belum bisa dibuktikan apakah BBM tersebut memang dicampur atau tidak, termasuk juga penetapan tersangka belum bisa dilakukan,” ujarnya.

Apabila nanti hasil laboratorium terbukti adanya pencampuran BBM maka proses kasus tersebut akan berlanjut.

Ia menambahkan, selain kelima pegawai tersebut, pemilik SPBU Banua Lima nantinya juga akan dipanggil.

“Siapapun yang kemungkinan terlibat, akan dipanggil, termasuk pemilik SPBU,” tambahnya.

Sebelumnya, Polda Kalsel menerima laporan dugaan kecurangan yang dilakukan salah satu SPBU di HSU.

Atas laporan tersebut, Ditreskrimsus Polda langsung turun ke lapangan dan menemukan adanya dugaan kecurangan oleh SPBU tersebut.

Selang satu hari, tim Polda Kalsel kembali ke lokasi SPBU dan mengangkut BBM yang diduga dicampur serta mengambil beberapa liter sebagai sampel untuk di uji coba laboratorium. (yie)

Silahkan Bagikan / Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Baznas Salurkan Bantuan Modal UEP untuk 11 Mustahik di HSS

Kam Des 30 , 2021
KANDANGAN (TABIRkota) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel) menyalurkan bantuan modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) 2021 kepada 11 penerima manfaat atau mustahik. Acara penyaluran bantuan yang dihadiri Bupati HSS, H Achmad Fikry dan Ketua Baznas Provinsi Kalsel, Irhansyah Syafari tersebut dilaksanakan di […]

You May Like